Pertemuan yang pertama itu tentang Dahsyatnya Cinta, di sini kita diberi pemahaman tentang macam-macam cinta. seperti cinta kepada Allah, cinta karna Allah, cinta kepada selain Allah, cinta secara tabiat. namun dipertemuan yang pertama ini saya kurang begitu memahami maksud dari nara sumber karena menurut saya bahasa yang digunakan terlalu sulit dipahami.
Pertemuan yang kedua, tentang Ketika Cinta Datang, di sini kita diajarkan untuk membedakan cinta yang semu dan cinta yang abadi, "tidak ada cinta yang abadi sebelum akad dilaksanakan" begitu ucap nara sumber nya. tiada yang salah dengan cinta, hanyalah cara untuk mengungkapkannyalah yang mungkin salah. dengan cinta yang suci kita bisa mengenal lebih dekat dengan Allah, namun dengan cinta yang salah kita akan menjauhi Allah.
Pada sesi Pertanyaan ada yang bertanya "kenapa ga boleh pacaran sih ustad?" . dan ustadpun menjawab : " وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا
"Dan janganlah kalian mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu
perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk.”
(Al-Israa’: 32)
apasi yang dilakuin waktu kalian berpacaran? bergandengan tangan, berduaan, bermesra mesraan itulah yang dilakukaan. padahal belum ada ikatan yang halal diantara kalian, lebih baik tangan seorang laki laki terkena bara api yang sangat panas dibandingkan harus menyentuh kulit seorang wanita yang bukan mahramnya. disinilah letak kesalahannya, dan jika ada yang bilang "saya pacaran secara islam ko" ini ga ada sama sekali. karna dalam islam benar benar tidak boleh pacaran. "
pada sesi tanya jawab, ada yang bertanya "ustad bolehkan kita menjanjikan kepada seorang wanita untuk menikahinya tetapi sekitar 5 tahun lagi?"
ustad menjawab "tidak boleh karna kebanyakan seorang wanita jika sudah dijanjikan sesuatu maka ia akan selalu berpegang teguh kepada janjji yang sudah diberikan kepadanya, namun kalo lelaki dia belum tentu bisa melakukan apa yang dijanjikannya, dan lagi pula hati seorang manusia itu bolak balik, semua orang mempunyai potensi menjadi buruk dan menjadi baik. lalu bagaimana jika setelah 5 tahun itu tiba tiba perasaan mu hilang atau mungkin perasaanmu berpindah kelain hati, padahal kamu telah menjanjikan suatu hal kepada seorang wanita? yang ada kamu malah menyakiti hatinya"
Good
ReplyDelete